Manajemen Konstruksi Pembanguan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang
Maksud dan Tujuan
Maksud dilaksanakannya Manajemen Konstruksi Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat adalah sebagai pedoman bagi penyedia jasa manajemen konstruksi dalam melaksanakan tugas pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi agar berjalan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, jadwal pelaksanaan, anggaran biaya, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kerangka acuan kerja (KAK) ini juga dimaksudkan untuk menjamin bahwa pelaksanaan pembangunan memperhatikan prinsip pelestarian kawasan cagar budaya, keselamatan konstruksi, mutu bangunan, serta keselarasan dengan nilai sejarah dan budaya
Pulau Penyengat.
Tujuan dilaksanakannya Manajemen Konstruksi Pembanguan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat adalah sebagai berikut:
- Mengendalikan mutu pekerjaan konstruksi agar hasil pembangunan memenuhi standar teknis, spesifikasi, dan kualitas bangunan yang telah
ditetapkan serta sesuai dengan konsep arsitektur dan nilai kebudayaan kawasan Pulau Penyengat. - Mengendalikan waktu pelaksanaan pekerjaan sehingga seluruh tahapan konstruksi dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan kerja.
- Mengendalikan biaya pelaksanaan agar penggunaan anggaran berjalan efektif, efisien, dan akuntabel sesuai dengan kontrak dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Menjamin penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta keselamatan konstruksi selama pelaksanaan pekerjaan, termasuk mitigasi
risiko yang timbul akibat kondisi lokasi pekerjaan di kawasan kepulauan dan cagar budaya. - Mengkoordinasikan seluruh pihak terkait, termasuk pengguna jasa, perencana, pelaksana konstruksi, dan instansi terkait lainnya, guna memastikan keterpaduan pelaksanaan pekerjaan dan kelancaran pengambilan keputusan di lapangan.
- Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan dan cagar budaya, sehingga pelaksanaan pembangunan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap nilai sejarah, sosial, dan lingkungan Pulau Penyengat.
- Mendukung terwujudnya bangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional yang fungsional, berdaya guna, berkelanjutan, serta mampu menjadi sarana edukasi dan simbol kebahasaan nasional yang representatif.
Tender Paket Manajemen Konstruksi Pembanguan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang ini sepenuhnya milik LPSE Provinsi Kepulauan Riau, silahkan visit website sumber yang tertera pada rangkuman diatas.
Dapatkan informasi Terbaru seputar Tender Pengadaan Barang dan Jasa secara GRATIS dan juga terlengkap dari seluruh Indonesia hanya di Tenderkita.com, disini kami menyediakan informasi langsung dari website-website yang mengadakan tender/lelang secara terbuka.
