Pemetaan Foto Udara dan LiDAR dalam rangka Peningkatan Data Dasar 3D di Kota Semarang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Cimahi
Ruang Lingkup
Transformasi kadaster menuntut percepatan dan peningkatan kualitas data yang dibangun melalui penggunaan teknologi terkini, perangkat yang cerdas, dan prosedur yang efisien dalam pengumpulan data. Transformasi ini mendukung visi kadaster modern yang memaksa kadaster tiga dimensi sebagai suatu keharusan. Salah satu terobosan yang diinisiasi adalah pemetaan dan pemodelan tiga dimensi menggunakan sensor terintegrasi kamera dan LiDAR dalam wahana Pesawat Udara Nir Awak (PUNA).
Pemetaan secara fotogrametris & LiDAR merupakan kegiatan pemetaan untuk memperoleh data spasial (posisi 3D, luasan, dimensi) dari hasil pengolahan data foto udara maupun hasil penyiaman laser yang memanfaatkan wahana udara (drone). Teknologi ini digunakan dalam sistem informasi geografis (Geographical Information Systems/GIS) untuk menghasilkan model elevasi digital (Digital Elevation Model/DEM berupa Digital Terrain Model /DTM dan/atau Digital Surface Model/DSM) untuk pemetaan 3D.
Kedua jenis metode tersebut mampu memproduksi data point clouds dengan tingkat density yang tinggi. Keuntungan pemetaan menggunakan drone antara lain cakupan pemetaan dapat lebih luas dengan waktu pengerjaan yang lebih singkat serta menghasilkan ketelitian yang baik dengan prosedur pemotretan, kalibrasi dan pengolahan yang benar. Pemetaan dengan lidar memiliki beberapa keuntungan dibanding pemetaan secara fotogrametris, antara lain: akurasi elevasi lebih akurat dan mempu melakukan penetrasi pada area vegetasi, sehingga didapatkan data terrain ground yang lebih representatif.
Kementerian ATR/BPN saat ini memiliki sistem pertanahan dengan layer data geospasial berbasis 2 Dimensi. Meskipun sistem ini masih secara berlanjut dikembangkan agar coverage datanya mencakup keseluruhan wilayah Area Penggunaan Lain (APL) di luar kawasan hutan di Indonesia, namun terdapat beberapa kebutuhan untuk peningkatan (upgrade) datanya menjadi sistem 3 Dimensi (3D).
Wilayah perkotaan dan wilayah dengan topografi yang bervariatif merupakan fokus utama yang memiliki kebutuhan untuk memiliki kelengkapan data dalam format 3D. Sejak tahun 2023 telah dilakukan pemetaan 3D dengan pemanfaatan sensor LiDAR dan Fotogrametri dengan wahana Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) yang mencakup Kota Bogor, Kota Denpasar, Kota Surabaya, Kota Surakarta, Kota Depok, Kabupaten Badung dan Kota Cirebon.
Hasil keluaran dari akuisisi tersebut digunakan sebagai dasar dalam peningkatan kualitas data spasial dan sebagai kerangka dasar dalam kadaster tiga dimensi pada Kantor Pertanahan. Pemilihan lokasi kegiatan ini difokuskan pada wilayah perkotaan yang sudah menjadi Kota lengkap dan perkotaan yang sedang dalam proses penataan dan persiapan menuju kota/Kabupaten lengkap. Kota Malang sebagai lokus kegiatan berikutnya, diharapkan ketersediaan data dasar 3D tidak hanya akan memperbaiki kualitas pangkalan data geospasial pertanahan, tetapi juga secara signifikan mendukung iklim investasi melalui peningkatan Business Ready (B-Ready) dan penataan ruang kota yang lebih modern serta terukur.
Tender Paket Pemetaan Foto Udara dan LiDAR dalam rangka Peningkatan Data Dasar 3D di Kota Semarang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Cimahi ini sepenuhnya milik LPSE Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN, silahkan visit website sumber yang tertera pada rangkuman diatas.
Dapatkan informasi Terbaru seputar Tender Pengadaan Barang dan Jasa secara GRATIS dan juga terlengkap dari seluruh Indonesia hanya di Tenderkita.com, disini kami menyediakan informasi langsung dari website-website yang mengadakan tender/lelang secara terbuka.
